Kamis, 01 Januari 2015

Ulubelu Green School

Pagi di Ulubelu-Kab.Tanggamus-Lampung seperti biasa berhawa dingin sejuk namun tak menusuk, semilir angin pagi bertautan dengan hangat mentari. Hari ini Jumat 5 Desember 2014, terlihat pemandangan yang tak biasa di SDN 1 Karangrejo-Kecamatan Ulubelu. Terlihat beberapa orang mengenakan pakaian kerja lapangan bertuliskan PT.Pertamina Geothermal Energy. Hari ini ternyata tugas para guru di  SDN 1 Karangrejo akan digantikan oleh beberapa pekerja dari PT Pertamina Geothermal Energy Area Ulubelu (PT PGE Area Ulubelu) dalam program U-Green School (Ulubelu Green School). Pada satu hari itu 5 orang pekerja PT.PGE Area Ulubelu mendedikasikan waktunya untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada adik-adik di SDN 1 Karangrejo.

Di Area Ulubelu, wilayah kegiatan pengembangan panas bumi oleh PT.PGE sangat berdekatan dengan lingkungan alam dan masyarakat. Hamparan sawah nan hijau, bukit dan gunung-gunung yang menjulang, suara aliran sungai, burung-burung yang  kian hinggap dari satu pohon ke pohon lain seperti membentuk suatu harmoni alam seiring kegiatan pengembangan panas bumi di Ulubelu. Dengan mengedepankan operasional berbasis kelestarian lingkungan melalui program-program pemantauan serta pemeliharaan lingkungan, Area Ulubelu berhasil menjalankan suplai uap sebesar 110MW tanpa berdampak buruk pada lingkungan. Pelaksanaan U-Green School menjadi salah satu program pengembangan masyarakat dalam hal pendidikan diantara program-program CSR (Corporate Social Responsibility) PT PGE Area Ulubelu lainya.

Tepat pukul 08. 00 WIB, General Manager PT.PGE Area Ulubelu dan Jajaran Management memasuki lapangan sekolah dan disambut dengan lagu selamat datang dari seluruh siswa yang teah berbaris rapih. Semua guru, siswa, pekerja dan Jajaran Management PT PGE Area Ulubelu berbaur menjadi satu di lapangan SDN 1 Karangrejo. Kepala Sekolah SDN 1 Karangrejo, Ibu Kasidah dalam sambutanya mengaku sangat senang dengan program U-Green School karena program seperti inilah yang diperlukan sekolah untuk menambah pengetahuan tentang lingkungan yang tidak didapat dalam kurikulum sekolah dan memberikan motivasi serta suasana belajar baru bagi siswa. Prosesi pembukaan acara ditandai dengan pemberian secara simbolis 1 unit tempat sampah dengan 2 warna yang berbeda sesuai jenis sampah dan alat lubang biopori oleh GM Area Ulubelu. Selain itu dilakukan pembuatan lubang biopori yang pertama oleh GM PT PGE Area Ulubelu dan penanaman 8 pohon secara bersama-sama oleh GM PT PGE Area Ulubelu, Kepala Sekolah, dan 6 siswa perwakilan dari masing-masing kelas. Angka 8 merupakan gambaran dari usia PGE yang akan menginjak 8 tahun pada tanggal 12 Desember mendatang.

Usai upacara pembukaan para siswa kembali ke kelas masing-masing diikuti para pekerja PT PGE Area Ulubelu yang pada hari itu akan menjadi guru mereka. Materi pembelajaran pada kegiatan ini dibagi menjadi 2 yaitu materi tentang panas bumi dan lingkungan.

Terlihat suasana belajar di kelas berbeda dengan biasanya. Kali ini para siswa-siswi terlihat sangat antusias menerima pelajaran. Selain karena materi yang disampaikan adalah materi yang baru bagi mereka, juga karena para pengajar menggunakan metode yang berbeda dalam menyampaikan materi. Diawali dengan nyanyian, games, alat peraga yang menarik, dan teknik pembelajaran yang melibatkan interaksi 2 arah dari siswa membuat suasana kelas menjadi hidup.

Materi tentang panas bumi dirasa merupakan materi penting untuk disampaikan kepada para siswa-siswi. Mereka perlu mendapat pengetahuan tentang kekayaan alam yang mereka miliki di daerahnya dan bagaimana pemanfaatanya. Dengan berbagai metode motivasi, para pengajar juga menyampaikan pesan agar para siswa semua selalu memiliki cita-cita dan terus rajin belajar untuk menggapai cita-cita tersebut.

Sedangkan pada materi lingkungan disampaikan mengenai pentingnya menjaga kebersihan, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta biopori. Diharapkan dengan materi yang telah disampaikan dan sarana prasarana yang telah diberikan, para siswa siwa SDN 1 Karangrejo dapat memelihara dan mengaplikasikan ilmunya dalam kegiatan sehari-hari. Monitoring akan terus dilakukan oleh pihak PGE Area Ulubelu guna memastikan keberlanjutan kegiatan U-Green School.


Selesai pemberian materi, seluruh siswa diminta untuk menuliskan nama dan cita-cita mereka dalam secarik kertas dan menempelkan kertas tersebut pada balon-balon yang telah disediakan. Seluruh siswa kembali berkumpul di lapangan dan bersama-sama menerbangkan balon berisikan cita-cita mereka. Cita-cita siswa-siswi SDN 1 Karangrejo terbang tinggi bersama balon warna-warni simbol dari optimistik mereka untuk dapat mewujudkan semua mimpi dan cita-cita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hari ke-10: Husna Sang Story Teller become a presenter

Hari ini Bapak Azhari datang karena waktunya off kerja dan akan mejemput kami untuk pindah ke Bandar Lampung. Husna sejak lama ingin sekali ...