Tak terasa sudah memasuki pekan ke-5 saya menuntut ilmu di Kelas Matrikulasi IIP Batch7 dan berjumpa kembali dengan NHW (Nice Home Work). Setelah sebelumnya saya mempelajari tentang Learning How to Learn, maka kini saatnya saya praktik untuk membuat desain pembelajaran ala saya. Yang sesuai dengan diri saya, kebiasaan saya, dan dengan apa yang saya butuhkan.
Menengok ke tugas pertama saya (NHW#1 : Adab Menuntut Ilmu), saya diminta untuk menentukan satu jurusan ilmu yang akan dipelajari di Universitas Kehidupan ini. Saat itu saya memilih jurusan "Ilmu Berbagi". Lalu diperkuat dengan perencanaan menuntut ilmu tersebut di NHW#4.
Pada NHW#3 saya telah merennungkan potensi-potensi yang saya, suami, dan anak saya miliki, serta merenungkan alasan mengapa kami dihadirkan Allah SWT di bumi ini. Setelah itu pada NHW#4 saya merumuskan misi hidup dan milestone yang ingin dicapai yang berhubungan dengan "Ilmu Berbagi' yang dibahas di NHW#1.
Lalu bagaimana saya merencanakan gaya pembelajaran yang akan diterapkan guna mencapai misi dan peran di atas?
Dalam merancang desain pembelajaran, saya membagi menjadi beberapa tahap berdasarkan pemahaman saya saat ini mengenai bagaimana cara mendesain pembelajaran, diantaranya:
1. Tentukan Tujuan Pembelajaran
2. Dasar Pembelajaran
3. Tentukan Topik yang akan dipelajari
4. Tentukan Lini Waktu
5. Tentukan Metode / Gaya Belajar
6. Tentukan Media Belajar
7. Evaluasi
1. Tentukan Tujuan Pembelajaran
Tujuan dari pembelajaran yang akan saya lakukan disesuaikan dengan visi dan misi yang telah saya buat bersama dengan suami saya. Berikut Visi dan Misi keluarga kami (Gambar 1) serta misi dan peran saya di keluarga (Gambar 2).
Gambar 1. Visi dan Misi Keluarga
Gambar 2. Misi Hidup Karinta Utami
Tujuan utama dari proses pembelajaran yang saya lakukan adalah untuk mencapai vsi keluarga yaitu . menggapai ridho Allah SWT. Setelah itu diikuti dengan tujuan untuk mewujudkan misi keluarga, peran saya sendiri, dan membumikan ilmu-ilmu yang telah saya tentukan untuk dipelajari.
2. Dasar Pembelajaran
Dasar pembelajaran yang paling utama adalah berdasarkan panduan Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Bukankah sejak ayat pertama diturunkan, Allah SWT telah memerintahkan kepada manusia untuk melakukan proses belajar.
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari Alaq. Bacalah, dan Tuhanmulah yang paling pemurah, yang mengajar manusia dengan pena, dia mengajarkan keada manusia apa yang belum diketahuinya" (QS Al-Alaq: 1-5).
Beberapa pesan dari ayat di atas berhubungan dengan proses belajar diantaranya:
- Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini menjelaskan tentang wahyu yang pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW.
- Iqra' pada surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini berarti bacalah, telitilah, dalamilah, ketahuilah ciri-ciri sesuatu, bacalah alam, bacalah tanda-tanda zaman, sejarah, diri sendiri, yang tertulis dan tidak tertulis. Alhasil objek perintah iqra'mencakup segala sesuatu yang dapat dijangkaunya.
- Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini, Allah memperkenalkan bahwa Diaadalah Allah Yang Maha Kuasa, Maha Pemurah, Dia adalah Tuhan yang harus disembah, karena Allah adalah Maha Pecipta.
- Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini, Allah juga menegaskah bahwa Ia adalah sumber dari segala ilmu pengetahuan, dan dari sini Allah mengajarkan kita semua agar selalu membaca alam semesta dan lingkungan di sekeliling kita.
- Surat Al-‘Alaq ayat 1-5 ini memberi pesan bahwa keimanan dan keislaman kita bisa ditingkatkan dengan membaca, meneliti, menelaah, memahami dan menghayati semua ilmu-ilmu Allah yang berada di alam ini. (Sumber : http://abuenadlir.blogspot.com/2015/02/surat-al-alaq-segumpal-darah-ayat-1-5.html)
3. Tentukan Topik yang akan dipelajari
Saya telah merumuskan apa saja yang akan saya pelajari di Universitas Kehidupan ini, dapat dilihat pada Gambar 3 di bawah ini.
Gambar 3. Milestone untuk menjalankan misi dan peran
4. Tentukan Lini Waktu
Berdasarkan Gambar 3 di atas telah saya tentukan target waktu dari setiap topik yang ingin saya pelajari. Proses belajar akan sejalan dengan praktik dan proses sharing.
5. Tentukan Metode / Gaya Belajar
Terdapat 3 jenis gaya belajar yang saya ketahui yaitu :
- Gaya Visual
- Gaya Auditori
- Gaya Kinestik
Berdasarkan ketiga gaya belajara di atas, saya adalah pembelajar yang dominan di Gaya Visual. Saya akan lebih mudah mempelajari sesuatu dalam bentuk tulisan. Saya pun sangat senang dengan tulisan yang berwarna-warni, disertai gambar, dan tampilan yang menarik. Metode beljar visual ini sudah saya terampakn sejak duduk di bangku SMP. Catatan-catatan yang saya buat tidak lepas dari coretan berwarna-warni dan diselipkan gambar-gambar untuk memudahkan saya dalam mengingat dan memahami suatu subjek. Mencatat ulang/membuat resume hal yangs edang saya pelajari menjadi kebiasaan saya. Hal ini terdapat juga dalan AlQuran, sebagai berikut
"Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis." (QS Al Qomar : 53)
Dalam melakukan proses belajar, terkadang saya menggunakan sedikit gaya auditori. Sejak SMP jika saya telah mempelajari sesuatu maka saya akan menjelaskan ulang hal yang sedang saya pelajari seperti berpidato/berbicara sendiri. Untuk saat ini metode ini hingga saat ini masih saya lakukan, Selesai saya mempelajari suatu subjek, maka saya akan menjelaskan ualang kepada suami dan share di media sosial sebagai bentuk proses saya dalam memahami suatu subjek.
6. Tentukan Media Belajar
Media beajar yang saya pakai diantaranya:
- Belajar bersama suami
Topik utama yang saya pelajari bersama suami adalah mengenai Tauhid. Namun di luar topik tersebut kami selalu melakukan diskusi dan saya selalu laporan mengenai materi yang sedang saya pelajari. Lalu kami berdiskusi dan biasanya suami bertany-tanya untuk memastikan saya memahami subjek tertentu dan untuk mengeck subjek tersebut tidak bertentangan dengan visi misi keluarga kami
- Belajar secara offline
Belajar secara offline diantaranya melalui menghadiri pengajian/kajian ilmu islam, seminar-seminar terkait topik yang ingin dipelajari, dan yang paling penting dalam proses pembelajaran saya adalah ptraktik sharing.
Sharing yang saya lakukan pun dilakukan dalam ranah online (media sosial) dan offline (secara langsung tatap muka). Saat ini alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk menjadi volunteer tenaga pengajar di TPA di Auckland.
Mungkin untuk mdia belajar offline ini akan banyak dilakuakn sepulang saya ke tanah air Indonesia InsyaAllah pada Juli 2019.
- Belajar secara online
Di era digital sekarang, kita banyak sekali dimudahkan untuk akses pengetahuan dan informasi. Belajar secara online sangat memudahkan saya, salah satunya seperti proses saya belajar di Institut Ibu Profesional ini.
Saya telah mengambil beberapa kelas online dan InsyaAllah akan mengambil kelas laiinya disesuaikan dengan waku dan topik yang ingin saya pelajari
7. Evaluasi
Evaluasi memegang kunci penting untuk melihat keberhasilan suatu kegiatan. Evaluasi dapat berupa evaluasi pemahaman pada suatu topik maupun evalusi terhadap proses belajar itu sendiri.
Semoga dengan desain pembelajaran yang saya buat kali ini dapat saya terapkan untuk mencapai keberhasilan dari peran yang telah ditentukan. Ke depanya mungkin bisa terjadi perubahan/penyempurnaan daru desain yang telah saya buat.
Wassalamualaikum wr.wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar