Minggu, 23 Agustus 2020

Game Wahana Diving Kelas Pra Bunsay 6 Institut Ibu Profesional

Alhamdulillah masuk materi ke-4 dalam kelas Pra Bunda Sayang Institut Ibu Profesional. Setelah 3 wahana sebelumnya kami bermain di permukaan, maka sekarang saatnya kami diajak menyelam ke dalam menikmati keindahan alam bawah laut.

.

Dalam wahan diving kami mempelajari kerangka berfikir dan piramida Ibu Profesional. Kami diajak menyelami lebih dalam diri kami, kenali tujuan kami berkecimpung di Ibu Profesional, dan melihat persamaan-persaman diri dengan IP. 

Semakin kita menyelam ke dalam laut maka pemandangan indah yang terlihat, begitu juga saat wahana diving, menyelam mengenali diri sendiri, terima dan syukuri segala kelebihan serta kekurangan yang Allah berikan. Semakin dalam, pemandangan dasar laut semakin indah, namun jangan lupa semakin dalam semakin banyak feature alam yang tidak kita ketahui, arus semakin kencang, cahaya semakin berkurang, dan makhluk laut lain yang semakin beragam. Begitupun dengan bagaimana kedalaman kita dalam belajar, dalam mengenali diri sendiri, semakin dalam maka rasa keinginan belajar, upgrade diri tentu lebih tinggi, guna menghadapi derasnya arus kehidupan lainya.

.

Bagaimana saya sebelum mengikuti Ibu Profesional?

Tahun 2016 adalah tahun dimana saya menjalani banyak peran berbeda dari saya sebelumnya. Resign dari pekerjaan saya sebagai environmental engineer, menikah, dan memiliki anak. Juga saya harus meninggalkan sementara kegiatan komunitas dan bisnis saya di Kota Tasikmalaya karena harus ikut suami dinas bekerja di Lampung. Beberapa hal mengenai diri saya sebelum mengikuti Ibu Profesional:

1. Merindukan atmosfer komunitas, kegiatan berbagi yang sempat tertunda karena jarak dan perbedaan kondisi (sejak menikah saya fokus untuk keluarga, sedangkan komunitas lama yang saya geluti kurang sesuai dengan kondisi saya pada 2016)

2. Saya memiliki banyak mimpi, rencana namun seperti kehilangan arah dan harapan, karena salah fokus, kala itu saya berfikir dalam keluarga tidak bisa produktif di luar.

3. Segala keinginan tidak terencana dengan baik

4. Banyak ketakutan saya dalam praktik mengasuh anak, sempat mengalami tsunami informasi sehingga saya kebingungan

.

Setelah Mengikuti Ibu Profesional

1. Seperti menemukan rumah yang nyaman, karena berkegiatan di IP berbekal izin suami (sesuai visi misi keluarga) dan dapat menyalurkan passion saya dalam berbagi dan berkomunitas.

2. Di IP saya menjadi lebih terarah, apa yang saya ingin lalukan, yang ingin dicapai semua tersusun lengkap dengan alasan dan cara pencapaian, melalui program-program di kelas matrikulasi.

3. Melalui IP, saya belajar CoC, belajar cara belajar, dan banyak lagi sebagai dasar saya mengatur dan melaksanakan misi keluarga

4. Melalui IP saya belajar bagaimana memilah informasi yang masuk agar tidak ditelan mentah-mentah. Keraguan dalam mengasuh anak dan rumah tangga sedikit demi sedikit mulai terkikis. Tanamkan pada diri hanya ibunyalah yang tau yang terbaik untuk anaknya.

.

Persamaan diri dengan Ibu Profesional.

1. Dalam Ibu Profesional yang diberikan tidak hanya teori tapi praktik aplikatif, hal ini sangat sesuai dengan metode belajar yang saya sukai yaitu praktik.

2. Salah satu value IP yang sangat sesuai dengan passion saya adalah berbagi.

3.Terus bergerak, improvement

.

Saya sangat bersyukur Allah ta'ala berikan jalan saya bertemu dengan para Ibu hebat di Ibu Profesional, yang ketika bertemu tidak ada rasa khawatir akan perbedaan pendapat, karena kami memiliki jiwa dan ideologi yang sama, saling mendukung dan menyemangati. Terima kasih Ibu-Ibu Profesional, kalian hebat. 💓

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hari ke-10: Husna Sang Story Teller become a presenter

Hari ini Bapak Azhari datang karena waktunya off kerja dan akan mejemput kami untuk pindah ke Bandar Lampung. Husna sejak lama ingin sekali ...