Minggu, 16 Agustus 2020

Game Wahana Wake Boarding : Kelas Pra Bunsay IIP

Memasuki minggu ketiga bermain aneka wahana di Kelas Bunsay, saatnya kita mencoba sesuatu yang lebih seru dan menantang, yaitu wahana wake boarding. Dalam wahana kali ini kami belajar mengenai core value  dan karakter moral. 

Layaknya permainan wake boarding yang sebenarnya dimana kita harus berpegangan pada seutas kali menerjang angin dan ombak. Maka dalam berkomunitas, core value serta karakter moral akan berperan sebagai tali pegangan untuk kit agar tetap bertahan ditengah berbagai macam tantangan yang akan datang.

Core Value Ibu Profesional:

1. Belajar

2. Berkembang

3. Berkarya

4. Berbagi

5. Berdampak


Karakter Moral

1. Running the mission alive

2. Dont teach me, I love to learn

3. I know I can do this

4. Always on time

5. Sharing is caring


Game di waha kali ini kami diajak untuk mengingat kembali tentang ilmu apa yang akan diarungi, dipelajari, dikembangkan, hingga akhirnya dibagikan agar dapat menimbulkan dampak yang baik. Hal ini mengingatkan saya pada NHW1 dan NHW9 di kelas Matrikulasi yang lalu.

Pada NHW1 saya telah menetapkan ilmu yang akan diarungi adalah ilmu berbag/charity-philantrophy. Hal ini saya pilih sesuai dengan passion yang saya miliki juga setara dengan bakat dan kemampuan yang saya miliki. Pada NHW9 lebih dijabarkan kembali ilmu yang ingin dipelajari dihubungkan dengan minat, isu sosial dan ide sosial yang akan dibuat. Seiring berjalanya waktu selama 1 tahun, dan kepulangan saya ke Indonesia (sebelumnya saya berdomisili di Auckland-New Zealand) maka ada beberapa hal yang berubah disesuaikan dengan keadaan.

Ilmu yang ingin dipelajari, ditingkatkan, dan dibagi

1. Ilmu berbagi (sosial)

Latar belakang :

a. Sesuai passion yang saya miliki

b. Berpengalaman dalam kegiatan sosial: saat mahasiswa menjadi anggota Pengabdian Masyarakat di Himpunan Mahasiswa, beberapa kali menjadi relawan kemanusiaan bencana alam, mengadakan kegiatan sosial, berpengalaman memegang aspek CSR (Corporate Social Responsibility) ketika bekerja di salah satu BUMN Indonesia.

c. Sesuai dengan visi dan misi di keluarga saya

Yang sedang dan akan dilakukan

a. Memiliki usaha yang menitikberatkan pada aspek berbagi (50ribu dari setiap transaksi secara rutin dsalurkan melalui lembaga sosial terpercaya)

b. Mengabdi sambil belajar melalui Sejuta Cinta Regional Tasikmalaya

c. Menjaga ukhuwah dan melakukan benchmarking dengan lembaga sosial profesional

d. Merintis pengembangan rumah berbagi

e. Mengaktifkan diri melalui media sosial sebagai media berbagi ilmu dan informasi.


2. Ilmu Entrepreneur Kreatif

a. Ilmu digital marketing

b. Ilmu fashion design


3. Ilmu parenting

a. Homeschooling

b. Pendidikan anak usia dini

c. Story telling


4. Softskill diri

a. Mengelola emosi

b. Ilmu manajemen keuangan keluarga

c. desain grafis

d. Public speaking


5. Keagamaan

a. Ilmu tauhid

b Sirah

c. Tahsin

d. Muamalah kontemporer


Tantangan yang dihadapi:

1. Manajemen waktu

2. Manajemen emosi

3. Saya adalah pribadi "Achiever" yang terkadang gagal fokus ingin semua dikerjakan

4. Tidak konsisten


Yang dilakukan untuk menghadapi tantangan:

1. Komunikasi dan diskusi bersama suami agar suami mengetahui strategi saya sehingga suami bisa saling membantu dan mengingatkan

2. Mempelajari ilmu manajemen waktu dan emosi

3. Terus memperbaiki niat agar selalu ingat pada tujuan

4. Berdoa kepada Allah ta'ala agar diberi kemudahan dan keberkahan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hari ke-10: Husna Sang Story Teller become a presenter

Hari ini Bapak Azhari datang karena waktunya off kerja dan akan mejemput kami untuk pindah ke Bandar Lampung. Husna sejak lama ingin sekali ...